Rak supermarket gondola Jogja harga murah langsung aja hubungi ATA RITEL : 081227399920 Pusat rak supermarket dan alat-alat toko di Jogjakarta
Kunci Sukses Meningkatkan Penjualan dan Jumlah Pelanggan
Rak supermarket merupakan salah satu elemen penting dalam bisnis ritel. Dengan memakai rak yang tepat, Anda dapat meningkatkan penjualan, membuat toko Anda lebih menarik dan juga meningkatkan kepuasan pelanggan. Berikut beberapa informasi tentang rak supermarket yang dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat.
Terdapat beberapa jenis rak supermarket yang dapat Anda pilih, antara lain:
- Rak Minimarket: untuk menampilkan produk-produk dengan lebih efektif dan efisien.
- Rak Gondola: Cocok untuk toko retail besar dan supermarket.
- Rak Keranjang: untuk menampilkan produk-produk dengan cara yang lebih menarik.
- Rak Display: untuk menampilkan produk-produk dengan lebih efektif.
Menggunakan rak supermarket dapat memberikan kesan positif bagi bisnis Anda, seperti:
Memakai Rak Supermarket Gondola Jogja ATA RITEL
- Meningkatkan Penjualan: Dengan menampilkan produk-produk dengan lebih efektif, Anda dapat meningkatkan penjualan juga menarik pelanggan baru
- Membuat Toko Lebih Menarik: Rak supermarket dapat membuat toko Anda lebih menarik bagi pelanggan selain itu juga membuat nyaman pelanggan
- Mengoptimalkan Ruang: Rak supermarket dapat membantu Anda mengoptimalkan ruang toko Anda dalam menata barang dagangan.
Tips Memilih Produk Rak Gondola Supermarket
Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda memilih rak supermarket yang tepat untuk toko Anda:
- Pilih Rak yang Sesuai dengan ukuran ruang toko Anda: Pastikan Anda memilih rak yang sesuai dengan ukuran toko Anda.
- Perhatikan Kualitas Rak: Pilih rak yang berkualitas tinggi dan tahan lama.
- Perhatikan Desain Rak: Pilih rak yang desainnya sesuai dengan tema toko Anda.
Produsen Rak Supermarket di Indonesia
Beberapa produsen rak supermarket di Indonesia yang dapat Anda pertimbangkan antara lain:
- ATA RITEL : dengan alamat Daerah Istimewa Yogyakarta, menawarkan berbagai jenis rak untuk bisnis Anda.
- ATA RITEL Berdiri sejak 2011, memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun sebagai penyedia rak dan perlengkapan bisnis ritel.
Dengan memilih rak supermarket yang tepat, Anda dapat meningkatkan penjualan selain itu juga bisa membuat toko Anda lebih menarik, dan juga kepuasan pelanggan bisa meningkat. Pastikan Anda mempertimbangkan bisnis Anda dan memilih rak dengan kwalitas bagus juga tahan lama serta sesuai dengan tema toko Anda.
Bagi kamu yang mau order rak gondola supermarket dan selain itu juga mau konsultasi tentang bisnis ritel moderen seperti minimarket dan supermarket bisa langsung hubungi : 081227399920.

Daftar Harga Rak Supermarket ATA RITEL
Daftar Harga Rak Gondola Supermarket Jogja
Harga rak gondola supermarket bervariasi sesuai dengan model/type dan ukurannya, selain itu juga banyaknya potongan atau sambungan sesuai dengan ruang toko kamu.
Berikut beberapa daftar harga rak minimarket supermarket yang ada di ATA RITEL :
- Rak gondola single tinggi 120 cm starting : Rp 750.000,-
- rak gondola single adjoining tinggi 120 cm : Rp 735.000,-
- rak gondola double tinggi 120 cm starting : Rp 1.150.000,-
- rak gondola double tinggi 120 cm adjoining : Rp 1.100.000,-
Strategi Display Rak Supermarket Gondola Jogja
Strategi Rak Supermarket: Ilmu di Balik Setiap Susunan Produk yang Bikin orang di toko Kamu Belanja Lebih Banyak
Rak supermarket bukan cuma tempat naruh barang. Itu hasil riset psikologi konsumen, data penjualan, dan desain yang sudah diuji puluhan tahun. Setiap 10 cm tinggi rak punya nilai ekonomi berbeda.
Artikel ini bahas cara supermarket besar menata rak biar omzet naik 15-25% tanpa tambah luas toko.
Hukum 30-60-90: Zona Emas di Rak Supermarket
Mata manusia punya 3 zona fokus saat berdiri di depan rak 180cm:
- Zona 90-150cm [Eye Level]: Zona emas. Produk posisi ini laku 35% lebih cepat. Inilah tempat produk dengan margin tinggi dan produk brand yang bayar slotting fee
- Zona 60-90cm [Hand Level]: Zona kedua. Tempat produk harian fast moving (yang penjualannya cepat). Mudah dijangkau tanpa membungkuk
- Zona 30-60cm [Knee Level]: Zona harga. Tempat produk value pack, kemasan besar, dan produk harga murah. Pembeli harus membungkuk jadi hanya yang benar-benar butuh yang ambil
- Zona 150-180cm [Top Shelf]: Zona branding. Tempat produk premium dan produk yang ingin ditonjolkan secara visual
Supermarket sengaja taruh produk anak-anak di zona 60-90cm biar anak-anak gampang mengambil dan minta orang tua beliin.
Pembagian Zona Area Supermarket
Layout supermarket selalu pakai pola “Garis Luar = Kebutuhan Pokok, Tengah = Impulsif”
*Garis Luar *: Dinding luar toko
Isi: Sayur, buah, daging, roti, susu,
40% omzet tapi margin kecil 8-12%. Tujuannya biar pelanggan keliling seluruh toko.
*Zona Tengah *: Rak tengah
Isi: Snack, minuman, deterjen, bumbu. Margin 20-35%. Ini mesin uang supermarket.
*Zona Depan Pintu *: Area tarik perhatian
Isi: Promo musiman, buah potong, produk baru. Tujuannya bikin kesan “toko ini selalu ada yang baru”.
*Zona Kasir *: Area impulsif
Isi: Permen, coklat, majalah, baterai. Margin 40-50%. Pembeli antre 3 menit cukup untuk tambah Rp 15.000 ke keranjang.
Teknik Face Up: Kenapa Produk Ditumpuk 5-7 Susun
Kamu pasti lihat 1 produk ditumpuk menghadap depan sampai 7 lapis. Itu namanya Face Up.
Tujuannya:
- Terlihat penuh dan stok banyak → bikin rasa aman beli
- Pembeli tidak perlu merogoh ke belakang rak
- 1 facing = 1 peluang dilihat. 7 facing = 7 peluang
Aturan: Produk laku cepat harus punya minimal 5 facing. Kalau tinggal 2 facing, segera restock dari gudang.
Staregi Harga dan Penempatan Produk
Harga Psikologis: Rp 19.900 bukan Rp 20.000. Angka 9 di akhir bikin terasa 20% lebih murah.
Price Ladder [Tangga Harga]: Taruh 3 varian produk sejajar dari kiri ke kanan:
Kiri = Produk murah kemasan besar → Tengah = Produk medium → Kanan = Produk premium kemasan kecil
80% pembeli akan ambil yang tengah karena dianggap “paling pas”.
Anchor Pricing: Taruh produk mahal Rp 150.000 di sebelah produk Rp 80.000. Otomatis produk Rp 80.000 terasa murah.
Cross Selling di Rak : Produk yang saling Memanggil
Cross Selling di Rak: Produk yang Saling Memanggil
Supermarket ahli menggandengkan produk yang saling terkait.
Contoh penataan rak:
- Mie instan → sebelahnya taruh telur, cabai kemasan kecil dan juga bawang goreng sachet
- Kopi sachet → sebelahnya taruh gula sachet, creamer, dan juga gelas plastik
- Pasta → sebelahnya taruh saus pasta, keju parut, roti garlic, dan juga produk complimenter lainnya
Rata-rata keranjang belanja bisa naik dari 4 item jadi 6 item hanya dengan cross selling.
Lighting & Warna Rak
- Lampu Cool White 4000K: untuk area daging, sayur, dan juga susu biar warna terlihat segar
- Lampu Warm White 3000K: untuk area roti dan makanan matang biar terlihat hangat selain itu bisa menggugah selera
- Rak warna putih: Memantulkan cahaya 80% sehingga toko terlihat terang dan juga luas
- Rak warna hitam: untuk produk premium biar membawa kesan eksklusif
Sistem Kategori: ABC Analysis
Supermarket tidak memperlakukan semua 3000 SKU sama.
- Pertama Kategori A [20% SKU = 80% Omzet]: 400 produk seperti beras, minyak, dan juga air mineral. Wajib stok selalu penuh. Cek stok tiap hari
- Kedua Kategori B [30% SKU = 15% Omzet]: 900 produk seperti sabun, shampoo. Cek stok 2x seminggu
- Selanjutnya Kategori C [50% SKU = 5% Omzet]: 1700 produk seperti bumbu spesial, makanan impor. Cek stok 2x sebulan
70% ruang rak dan modal untuk Kategori A.
Private Label: Senjata Margin 40%
Lihat produk kemasan polos dengan nama “Super Value” atau “Happy Brand”. Itu Private Label milik supermarket.
Penempatan: Selalu sejajar dengan brand ternama di zona eye level dengan harga 15-20% lebih murah. Margin private label bisa 35-40% vs brand nasional 15-20%.
Mengelola Srinkage pada Rak
Shrinkage = barang hilang karena rusak, kadaluarsa, atau dicuri. Target supermarket maksimal 1.5% dari omzet.
Cara cegah srinkage pada rak:
- Pertama : Terapkan sistem FIFO [First In First Out]: Barang datang duluan harus dijual duluan. Letakkan paling depan
- Kedua : Pasang CCTV di rak rokok & susu formula: 2 produk ini paling sering hilang
- Selain itu pasang Security tag: Tempel di produk elektronik dan kosmetik mahal
Peran Teknologi Pada Rak Supermarket Gondola Jogja Moderen
Peran Teknologi pada Rak Modern
Supermarket modern sudah pakai:
- Pertama : Electronic Shelf Label [ESL]: Harga digital yang bisa diubah dari komputer pusat dalam 1 menit
- Kedua : Sensor Stok: Sensor di rak akan kirim notifikasi ke HP staff kalau stok tinggal 20%
- Selanjutnya juga Heatmap Camera: Kamera menghitung jalur pelanggan paling sering dilewati. Produk mahal akan ditaruh di jalur itu
Kesalahan Penataan Rak yang Bikin Omzet Turun
Pertama : Rak kosong
1 slot kosong = pelanggan anggap toko tidak terurus. Isi dengan produk sebelahnya
Kedua : Terlalu banyak varian
12 jenis pasta padahal yang laku cuma 3 jenis. Akibatnya modal ngendap dan rak sesak
Ketiga : Harga tidak ada
60% pelanggan urungkan beli kalau tidak ada label harga
Selanjutnya lakukan Checklist Harian Staff Supermarket 15 Menit pada waktu :
Pagi sebelum buka :
pertama Cek 50 SKU Kategori A sudah full facing
kedua Cek tanggal kadaluarsa produk di rak depan
selain itu Cek harga di rak sama dengan harga di sistem
Siang saat sepi:
Pertama Rapikan rak yang berantakan. Produk harus facing ke depan
kedua Lap rak dan produk berdebu di rak bawah
Malam sebelum tutup:
pertama Catat 10 produk terlaris hari ini
selajutnya Pindah barang dekat kadaluarsa ke zona diskon
Rak adalah Salesman 24 Jam
Rak supermarket bekerja 16 jam sehari tanpa gaji. Dia yang menyapa pelanggan, menjelaskan produk, dan mendorong pembelian.
Kunci utamanya: produk yang tepat pada tempat yang tepat dengan harga yang tepat.
Kalau kamu punya toko kecil, tiru 3 hal ini dulu: Zona emas untuk produk laku, cross selling pada rak tengah, dan jaga rak selalu penuh.
Mau lebih jelas bagaimana cara mengelola supermarket dengan benar..?
Hubungi ATA RITEL Konsultan Minimarket : 081227399920